Kamis, 02 April 2009

Siswa membutuhkan soft skill

dari hasil diskusi dengan pt. denso indonesia saat rekruitmen di smk tunas harapan pati kamis,2 april 2009 di smk tunas harapan pati ditarik kesimpulan bahwa :
- kebutuhan soft skill unuk seluruh siswa yg mampu membekali kebutuhan dasar skill
yang dibutuhkan.
- soft skill dibidik untuk kebutuhan siswa agar mampu mengatasi masalah, memecahkan
masalah, kreativitas, problem solving, dan masih banyak lagi untuk kebutuhan dasar.
- melalui wawancara terlihat mana anak yang memiliki bekal soft skill, sebetulnya
kebutuhan ini mendesak dilakukan jika pelayanan kepada siswa maksimal, maklum di smk
bentuk belajarnya klasikal, jadi perhatian individu anak terabaikan.
- yang mendesak dilakukan adalah bagaimana siswa membrntuk dirinya agar softskilnya
dapat terbentuk tanpa melalui proses belajar, yang tentunya melalui kesadaran masing-
masing siswa.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Selamat Saya ucapkan Kepada B.Eny Wahyuningsih atas penghargaan dari PWI. SMOGA ke DEPAN tambah maju lagi SMK Tunas Harapan pati. Betul-betul menjadi media tumbuh ideal bagi "TUNAS-TUNAS" bangsa untuk HARAPAN masa depan yang lebih baik.
Setelah membaca salah satu komentar dari siswa SMK tentang pelajaran "KEWIRAUSAHAAN" saya menjadi tertarik untuk memberi komentar ini, yang dulu 1995 di sampaikan salah satu dosen saya (Prof.DR.Ida Bagus Agra) saat kuliah Termokimia di TK UGM. begini komentar beliau saat membuka kuliahnya : "KALIAN adalah pilihan yang terbaik dari masing-masing daerah UNTUK dipersiapkan menjadi PEKERJA di DUNIA INDUSTRI. MENGAPA KALIAN TIDAK INGIN MENJADI RAJA KECIL.....? jadilah RAJA -walau-kecil, daripada JADI BUDAK -walau-besar." Inilah mungkin kalimat AMPUH beliau untuk memacu kami MENJADI atau -minimal-BERJIWA enterpreuner dimanapun kami berada. Mungkin saya ada saran untuk pembelajaran kewirausahaan bagaimana kalau bergabung dengan "Enterpreuner University " atau yang semacam itulah. Kayaknya anak-anak usia high school perlu motivasi kuat tentang pentingnya softskill untuk karier mereka.



(Agus Isdiyanto)